Puskesmas Karang Joang Gelar Senam Prolanis untuk Pasien Diabetes dan Hipertensi

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Karang Joang, Balikpapan Utara, kembali melaksanakan kegiatan senam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang diikuti pasien diabetes melitus (DM)dan hipertensi (HT) Kegiatan rutin yang digelar pada Jumat pagi ini bertujuan mendorong peserta untuk tetap aktif bergerak serta menjaga kebugaran.

Kegiatan di gelar di halaman puskesmas dengan melibatkan sekitar 15 peserta yang hadir secara langsung. Secara keseluruhan, Puskesmas Karang Joang membina sekitar 150 peserta yang tergabung dalam klub Prolanis.

Kepala Puskesmas Karang Joang, dr. Agus Jiwani, menjelaskan bahwa Prolanis merupakan program yang difokuskan pada upaya pengelolaan penyakit kronis agar kondisi pasien tetap terkontrol.

“Pagi tadi kita ada kegiatan senam Prolanis yaitu senam untuk pengelolaan penyakit kronis, khususnya pasien-pasien dengan diabetes melitus dan hipertensi. Mereka kita undang untuk mengikuti kegiatan supaya tetap aktif bergerak dan menjaga kebugarannya,” jelas kepada wartawan, Jumat (14/11/2025)

Selain senam, Puskesmas juga menyelipkan sesi edukasi terkait pencegahan dan pengelolaan penyakit kronis. Edukasi diberikan secara bergantian, terutama mengenai cara mencegah komplikasi diabetes dan hipertensi.

“Biasanya kita selipkan edukasi tentang bagaimana pencegahan penyakitnya. Jadi ada penyuluhan juga untuk diabetes dan hipertensi,” tambah dr. Agus.

Ia berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat rutin melakukan kontrol kesehatan di Puskesmas sehingga kadar gula darah dan tekanan darah mereka tetap terjaga.

“Kita berharap mereka rutin berobat di sini dan bisa mengontrol diabetes maupun hipertensinya. Itu tujuan utamanya,” ujarnya.

Dalam kegiatan kali ini, sekitar 15 peserta hadir mengikuti senam. Program ini merupakan bagian dari penyelenggaraan BPJS Kesehatan yang memang memfasilitasi Prolanis untuk pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Peserta Prolanis secara berkala mendapatkan pemeriksaan kesehatan tambahan, seperti pengecekan kadar gula darah bulanan dan pemeriksaan HbA1c setiap enam bulan.

“Peserta biasanya dapat pemeriksaan gula tiap bulan, kemudian ada pemeriksaan HbA1c tiap enam bulan untuk melihat kadar gula dalam darah,” terang dr. Agus.

Dia menjelaskan bahwa peserta Prolanis telah terdata dalam sistem dan memiliki penanda khusus dalam aplikasi kesehatan Puskesmas, sehingga memudahkan pemantauan kondisi mereka.

“Mereka sudah terdaftar di database sebagai peserta Prolanis, jadi lebih mudah untuk memantau,” katanya.

Selain kegiatan Prolanis, Puskesmas Karang Joang juga memiliki kelas diabetes dan kelas hipertensi sebagai bentuk kolaborasi antara program Puskesmas dan dukungan BPJS Kesehatan.

“Kita juga punya kelas diabetes dan kelas hipertensi, jadi sifatnya kolaborasi antara Puskesmas dan program BPJS,” tutupnya.

Dengan berbagai kegiatan ini, Puskesmas Karang Joang berkomitmen meningkatkan pengelolaan penyakit kronis di masyarakat serta memastikan peserta Prolanis mendapatkan pendampingan kesehatan yang optimal. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *