Dewan Prihatin Harga Sembako Naik Jelang Idulfitri, Soroti Beban Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Anggota DPRD Kota Balikpapan, Hj Muliati, menyampaikan keprihatinannya atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri 1477 Hijriah. Menurutnya, lonjakan harga tersebut menjadi beban tersendiri bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki penghasilan rendah.

Politisi yang duduk di DPRD Kota Balikpapan itu mengatakan, kenaikan harga sembako pada momen hari besar keagamaan seperti bulan Ramadan dan Idulfitri sebenarnya hampir selalu terjadi setiap tahun. Meski demikian, kondisi tersebut tetap dirasakan berat oleh sebagian masyarakat karena kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat menjelang hari raya.

“Kalau masalah sembako ini sebenarnya hampir setiap tahun terjadi. Biasanya saat bulan puasa atau hari-hari besar harga memang naik. Bagi sebagian orang mungkin sudah dianggap biasa, tapi bagi masyarakat yang penghasilannya terbatas tentu sangat berat,” ujarnya, Jumat (6/3/2026)

Menurut Hj. Muliati, kenaikan harga bahan pokok tidak hanya dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat, tetapi juga bisa disebabkan oleh distribusi barang, ketersediaan pasokan, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produksi.

Karena itu, ia menilai pemerintah daerah perlu melakukan langkah-langkah antisipatif agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi.
Ia mendorong pemerintah melalui instansi terkait untuk memperkuat pengawasan distribusi bahan pokok di pasar tradisional maupun ritel modern.

Selain itu, koordinasi dengan distributor dan pemasok juga dinilai penting untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman selama Ramadan hingga Idulfitri.

Hj. Muliati juga menilai program operasi pasar murah dapat menjadi salah satu solusi yang membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu digelar secara merata di berbagai wilayah di Kota Balikpapan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.

“Pemerintah bisa menggelar operasi pasar atau pasar murah, terutama di kawasan yang banyak dihuni masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan begitu masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya,” katanya.

Selain itu, dia juga mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan momentum menjelang hari raya dengan menaikkan harga secara berlebihan atau melakukan penimbunan barang.

Menurutnya, praktik semacam itu dapat merugikan masyarakat serta memicu lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.
Sebagai wakil rakyat, Hj Muliati menegaskan pihaknya akan terus menyuarakan kepentingan masyarakat agar pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Kami sebagai perwakilan rakyat tentu berharap pemerintah bisa mencari cara agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok sesuai yang diharapkan,” katanya.

Ia berharap kondisi harga bahan pokok dapat kembali stabil setelah momentum hari besar keagamaan berlalu, sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Mudah-mudahan ke depan harga-harga bisa kembali normal seperti yang kita harapkan, terutama bagi masyarakat yang penghasilannya terbatas,” tutupnya. (ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *