Lampaui Target, Pemkab Kukar Berhasil Revitalisasi 279 Rumah Ibadah

Lintaskaltim.com, TENGGARONG – Program Revitalisasi Rumah Ibadah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, telah menunjukkan hasil yang mengesankan. Hingga 2024, sebanyak 279 rumah ibadah telah berhasil direvitalisasi, melampaui target awal yang ditetapkan yakni 250 rumah ibadah. Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan kondisi fisik rumah ibadah, tetapi juga memperkuat fungsi mereka sebagai pusat komunitas dan spiritualitas.

Bantuan dalam bentuk hibah uang diberikan untuk rehabilitasi hingga pembangunan lanjutan rumah ibadah, dengan kisaran nominal bervariasi. Ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memprioritaskan infrastruktur keagamaan dan kesejahteraan sosial masyarakatnya.

“Tahun ini yang sudah terakomodir sekitar 68 rumah ibadah, dari target RPJMD itu 50 rumah ibadah,” kata Kabag Kesra Setkab Kukar Dendy Irwan Fahriza, Kamis (28/3/2024).

Bantuan diberikan dalam bentuk hibah uang dan diperuntukan untuk rehabilitasi hingga lanjutan pembangunan rumah ibadah. Sedangkan kisaran bantuan yang diterima berbeda-beda.

“Nominalnya itu bervariatif, paling kecil kisaran Rp 100 juta, hingga ada yang mencapai Rp 1 miliar,” ujar Dendy.

Program ini merupakan bagian dari Program Kukar Berkah, yang telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan keagamaan di Kukar. Dukungan langsung dari pemerintah daerah telah membawa manfaat besar bagi masyarakat, menciptakan harapan untuk masa depan yang lebih gemilang.

Lebih dari sekadar perubahan sosial dan spiritual, Program Kukar Berkah juga telah membawa dampak nyata dalam bentuk peningkatan indikator kinerja. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan yang menggembirakan, mencapai 75,30 pada tahun 2023, naik dari 74,06 pada tahun 2021, hampir mencapai target akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 76,59. Tak ketinggalan, tingkat kebahagiaan masyarakat Kukar yang tercatat pada angka 73,02 pada tahun yang sama, semakin mendekati target akhir RPJMD sebesar 75,00. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari harapan dan semangat baru yang kini mengalir dalam urat nadi Kukar.

Suara-suara dari jantung komunitas pun bergema, menyerukan kelanjutan dari program-program Bupati Edi Damansyah. Pentingnya keberlanjutan dan peningkatan program ini disuarakan oleh para pemimpin masyarakat, seperti Imam Wahyudi dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum.

“Sangat penting sekali ketika ada sebuah program yang bagus, harus dilanjutkan dan dilakukan penyempurnaan,” katanya.

Dengan fondasi yang telah dibangun, mata masyarakat Kukar tertuju pada masa depan yang penuh optimisme. Program Kukar Berkah telah menanam benih-benih harapan di tanah Kutai Kartanegara, membawa kabupaten ini menuju era baru pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini bukan hanya sebuah program, tetapi telah menjadi simbol kemajuan, persatuan, dan kekuatan komunal yang akan terus membara di hati setiap warga Kukar. (Mha/ADV/Diskominfo Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *