Target Produksi Ikan Tangkap di PPU Meningkat pada 2025

Lintaskaltim.com, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan produksi ikan tangkap pada 2025 mencapai 6.700 ton. Angka ini meningkat 200 ton dari target tahun lalu yang sebesar 6.500 ton.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Perizinan Dinas Perikanan PPU, Lomo Sabani, menyampaikan optimisme terhadap pencapaian target tersebut. Tahun sebelumnya, produksi ikan tangkap bahkan melampaui target, mencapai 6.600 ton, menghasilkan surplus 100 ton.

“Pada 2024 kami melampaui target. Tahun ini, kami optimis dengan peningkatan target sebesar 200 ton,” ujar Lomo, Kamis (13/3/2025).

Untuk mendukung pencapaian target, Dinas Perikanan terus memberikan bantuan kepada nelayan, baik berupa alat tangkap maupun bimbingan teknis. Bantuan ini bertujuan untuk menjadi stimulan agar nelayan dapat lebih mandiri di masa mendatang.

“Kami rutin memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada kelompok nelayan. Harapannya, nelayan yang sebelumnya menerima bantuan dapat berkembang dan menjadi mandiri tanpa terus bergantung pada dukungan,” tambahnya.

Jenis ikan yang dominan ditangkap oleh nelayan di PPU meliputi Tongkol, Layang, dan Gembong. Permintaan untuk jenis ikan ini tetap stabil, dengan mayoritas masyarakat lebih memilih ikan laut dibandingkan ikan air tawar.

“Ikan air laut masih lebih diminati dibandingkan ikan air tawar, sehingga permintaan untuk hasil tangkapan ini tetap terjaga,” jelasnya.

Meski harga jual nelayan lebih rendah dibandingkan harga pasar, hal ini dianggap wajar karena nelayan tidak menjual langsung di pasar, melainkan melalui tengkulak.

“Nelayan biasanya menjual seharga Rp20 ribu per kilogram, sementara di pasar harga bisa mencapai Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Itu wajar karena ada rantai perdagangan yang melibatkan banyak pelaku usaha,” ungkap Lomo.

Ia menambahkan, rantai perdagangan ini membantu efisiensi waktu bagi nelayan, yang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi dan menjual langsung ke pasar.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Dinas Perikanan PPU optimis target produksi ikan tangkap 2025 dapat tercapai, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi para nelayan dan pelaku usaha terkait. (wal/ADV/Diskominfo PPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *