Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Kawasan MT Haryono di Kota Balikpapan kini menjadi salah satu titik favorit baru bagi masyarakat untuk beraktivitas. Dengan suasana yang nyaman dan penerangan lampu yang tertata rapi, kawasan ini semakin ramai dikunjungi baik untuk jalan-jalan maupun kegiatan lainnya. Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Zulkifli, mengungkapkan bahwa meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan ini menunjukkan adanya bangkitnya ekonomi dan kehidupan sosial yang signifikan.
Menurut Zulkifli, Kawasan MT Haryono kini mulai disebut-sebut mirip dengan Jalan Malioboro di Yogyakarta, dengan suasana yang menyenangkan bagi pejalan kaki. “Penerangan lampu yang rapi dan tertata dengan baik menciptakan kenyamanan bagi pengunjung,” ujarnya, Rabu (16/4/2025). Menghadapi peningkatan aktivitas ini, Dishub Kota Balikpapan telah menerapkan skema pengaturan parkir yang baru untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Dalam upaya mengatur parkir, Zulkifli menjelaskan bahwa ada dua konsep yang diterapkan di kawasan MT Haryono. Konsep pertama adalah memaksimalkan lahan parkir yang tersedia di area ruko-ruko yang ada setelah area pedestrian. “Silakan maksimalkan dulu area itu untuk dimanfaatkan,” jelas Zulkifli.
Jika kapasitas parkir di area tersebut tidak mencukupi, maka kendaraan boleh parkir di badan jalan dengan skema on-street parking. Namun, Zulkifli menekankan bahwa parkir di badan jalan harus dilakukan secara sejajar (0 derajat), bukan melintang atau mengambil ruang jalan yang mengganggu arus lalu lintas.
Selain itu, Dishub juga melarang kendaraan untuk berhenti atau parkir di area tikungan atau dekat lampu merah, terutama yang mengarah ke Jalan Beler. Larangan ini diberlakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah kemacetan.
Zulkifli menambahkan bahwa Dishub akan terus melakukan evaluasi terhadap pengaturan parkir di kawasan ini. Dalam waktu mendatang, kemungkinan akan ada penyediaan kantong parkir tambahan untuk mengakomodasi jumlah kendaraan yang semakin meningkat. Sebagai contoh, di kawasan depan Maxi, masyarakat telah menyiapkan lahan kosong di sebelahnya sebagai kantong parkir, yang dianggap sangat positif dan bisa menjadi model untuk kawasan lainnya.
Dishub Balikpapan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kawasan MT Haryono dan memastikan bahwa pengaturan parkir tetap efisien dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kelancaran lalu lintas. Dengan demikian, diharapkan kawasan ini akan tetap menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi warga dan pengunjung.
Untuk saat ini, Dishub masih mengandalkan parkir di depan ruko setelah area pedestrian serta parkir on-street yang dilakukan secara tertib sebagai solusi jangka pendek. (ADV/Diskominfo Balikpapan)







