Lintaskaltim.com, PPU – Pengganti Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, segera diumumkan, namun bukan berasal dari tiga nama yang sebelumnya diusulkan oleh DPRD PPU ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ketiga nama tersebut adalah Sekretaris Daerah PPU, Tohar, Sekretaris DPRD PPU, Suhardi, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Agus Hari Kesuma.
Meskipun DPRD PPU berharap salah satu dari usulan mereka yang dipilih, pemerintah pusat memiliki pertimbangan lain. Anggota DPRD PPU, Syahrudin M Noor, menyatakan bahwa proses pengusulan ini memang diatur oleh regulasi, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat. “Kita mengusulkan, tapi keputusan akhir tetap dari pusat. Mungkin ada kebijakan khusus yang membuat nama lain yang dipilih,” jelas Syahrudin.
Syahrudin juga menyebutkan bahwa kemungkinan besar kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mempengaruhi keputusan terkait siapa yang akan ditunjuk sebagai Pj Bupati PPU. Menurutnya, nama pengganti Makmur sudah beredar, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi. “Ada beberapa nama yang beredar, namun belum ada pengumuman resmi dari pemerintah pusat,” katanya.
Ia juga memberikan pujian kepada Makmur Marbun, yang selama menjabat sebagai Pj Bupati telah menunjukkan kinerja yang baik dan berkomunikasi erat dengan pemerintah pusat. Menurut Syahrudin, kemampuan Makmur untuk mengambil keputusan cepat dan hubungan yang luas di tingkat nasional telah memberi dampak positif bagi pembangunan di PPU. “Relasi Makmur di pusat sangat baik, ini membantu dalam pengambilan keputusan penting tanpa harus berlama-lama,” ungkapnya.
Meski nama penggantinya belum diumumkan, Syahrudin berharap siapapun yang terpilih nanti dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan, terutama di tengah pembangunan IKN. “Kita butuh sosok yang bisa bekerja cepat dan mendukung visi pembangunan yang sedang berlangsung, khususnya dalam kaitannya dengan IKN,” ujarnya.
Sementara itu, Makmur Marbun sempat memberikan petunjuk bahwa penggantinya bukan dari Kemendagri, namun tidak menyebutkan secara spesifik siapa yang akan mengambil alih posisinya. Kabar yang beredar menyebut bahwa Muhammad Zainal Arifin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi calon kuat untuk menggantikan Makmur. (*/ADV/DPRD PPU)













