Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Karang Joang melaksanakan pemeriksaan kesehatan khusus bagi 21 balita yang terindikasi stunting. Pemeriksaan dilakukan oleh dua Dokter Spesialis Anak, yakni dr. Silvia Meiliana, Sp.A dan dr. Wisman Herminto, Sp.A, sebagai upaya deteksi dini gangguan tumbuh kembang.
Kegiatan ini merupakan program Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dengan dukungan pendanaan dari APBD yang dialokasikan melalui Dinas Kesehatan untuk pelaksanaan di Puskesmas Karang Joang.
Nutrisionis Puskesmas Karang Joang, Heksa Agung D., menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menemukan red flag atau tanda-tanda awal gangguan tumbuh kembang pada balita suspect stunting.
“Pemeriksaan ini penting untuk menilai apakah ada masalah tumbuh kembang yang perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lanjutan,” jelasnya kepada wartawan pada Senin (18/11/2025).
Dari hasil pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak, balita yang memerlukan pemeriksaan lebih mendalam akan dirujuk untuk menjalani tes laboratorium di RSUD Beriman Gunung Malang. Pemeriksaan lanjutan tersebut meliputi Darah Lengkap (DL), Urine Lengkap, serta foto thorax.
“Dari kegiatan kemarin, terdapat 9 balita yang harus dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan,” tambah Heksa.

Hasil laboratorium dari RSUD Beriman selanjutnya akan dikirim kembali ke Puskesmas Karang Joang untuk dianalisis dan ditafsirkan oleh dokter puskesmas sebagai dasar penanganan lebih lanjut.
Program pemeriksaan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka stunting melalui deteksi dini dan intervensi yang tepat sasaran. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)







