Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali dilaksanakan di wilayah Balikpapan Utara. Pada Rabu (19/11/2025), tim kesehatan dari Puskesmas Graha Indah menggelar kegiatan imunisasi di SDN 034 Graha Indah, menyasar siswa kelas 2 dan kelas 5 sebagai bagian dari upaya rutin pemerintah dalam mencegah penyakit menular.
Pemegang Program Imunisasi Puskesmas Graha Indah, Wiwit Wiji Astuti, A.Md.Keb, menjelaskan bahwa imunisasi yang diberikan kali ini adalah TD (Tetanus dan Difteri). Vaksin tersebut merupakan perlindungan penting bagi anak-anak terhadap penyakit yang masuk dalam kategori Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan BIAS untuk anak kelas 2 dan kelas 5 SD. Ini program rutin dari pemerintah, imunisasi yang diberikan adalah TD, untuk mencegah tetanus dan difteri,” jelas Wiwit di sela pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, antusiasme siswa cukup tinggi. Banyak anak mengikuti proses imunisasi dengan tenang meskipun tetap ada sebagian yang terlihat tegang sebelum disuntik. Namun secara umum, kegiatan berjalan kondusif.
“Anak-anak antusias aja. Cuma ada beberapa yang nggak bisa kita suntik karena kondisinya sedang demam atau pilek,” ungkapnya.
Selain kendala kesehatan sementara, Wiwit juga mengakui masih ditemukan penolakan dari sebagian kecil orang tua murid. Meski jumlahnya minim, penyuluhan dan edukasi tetap dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya perlindungan kesehatan melalui imunisasi.
“Kalau penolakan pasti ada, tapi hanya satu atau dua aja,” tambahnya.
Ia berharap setelah pelaksanaan imunisasi ini, kekebalan tubuh anak-anak semakin kuat sehingga mampu mencegah penularan penyakit berbahaya di lingkungan sekolah.
“Harapannya setelah imunisasi ini, kekebalan anak terhadap penyakit PD3I semakin baik,” tutupnya.
Program BIAS sendiri merupakan agenda tahunan pemerintah yang menyasar anak usia sekolah dasar sebagai kelompok penting dalam penguatan kekebalan komunitas. Dengan pelaksanaan yang konsisten, pemerintah berharap jumlah kasus penyakit menular dapat terus ditekan, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Balikpapan Utara. (yad/ADV/Dinkes Balikpapan)







