Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Puskesmas Karang Joang kembali memperkuat layanan promotif dan preventif melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di SMP Negeri 20 Balikpapan Utara, Rabu (19/11/2025).
Sebanyak 138 siswa mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang menjadi agenda rutin tahunan bagi pelajar di seluruh jenjang pendidikan.
Dokter gigi Puskesmas Karang Joang, drg. Yuli Westria, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan kesehatan anak sekolah yang kini dikemas lebih komprehensif.
“Yang kita laksanakan hari ini adalah cek kesehatan gratis. Ini sebenarnya dulu namanya penjaringan kesehatan, tapi sekarang berubah menjadi CKG. Cakupannya lebih luas dan pemeriksaannya lebih lengkap,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa menjalani beberapa jenis pemeriksaan, mulai dari pengukuran hemoglobin (HB) untuk mendeteksi anemia, tekanan darah, pemeriksaan gigi, hingga pemeriksaan gula darah bagi siswa yang berisiko mengalami kenaikan kadar gula.
Tak hanya itu, beberapa siswi juga menerima vaksin HPV sebagai bagian dari program imunisasi pemerintah untuk mencegah kanker serviks.
“Selain pemeriksaan kesehatan dasar, kami juga lakukan imunisasi HPV untuk siswi yang sudah terjadwal. Ini penting sebagai perlindungan jangka panjang,” kata drg. Yuli.
Drg. Yuli menekankan bahwa deteksi dini sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang dapat menghambat proses belajar.
“Kami bisa menjaring anak-anak yang kadar HB-nya di bawah normal. Untuk kasus seperti itu, kami berikan tablet FE atau suplemen zat besi agar kondisinya bisa kembali normal,” terangnya.
Pada pemeriksaan gigi, tim Puskesmas masih menemukan banyak kasus karies atau gigi berlubang masalah yang umum terjadi pada anak sekolah.
“Kalau ditemukan karies, anak-anak akan kami arahkan untuk datang ke Puskesmas. Perawatan harus segera dilakukan supaya tidak semakin parah,” tambahnya.
Drg. Yuli berharap kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dapat terus diperkuat agar tindak lanjut pemeriksaan berjalan optimal.
“Jika anaknya dirujuk ke Puskesmas, kami berharap orang tua bisa mengantar untuk mendapatkan tindakan lanjutan. Semua ini dilakukan demi kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tutupnya. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)








