Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Minimnya literasi masyarakat mengenai manfaat dan mekanisme kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi sorotan Anggota DPRD Kota Balikpapan, Siska Anggreni. Hal ini ia sampaikan dalam dialog bersama warga Balikpapan Kota yang digelar untuk menyerap aspirasi terkait akses layanan jaminan sosial bagi pekerja, Sabtu (29/11/2025)
Siska menyebut banyak warga yang belum paham hak-hak mereka sebagai peserta maupun calon peserta BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari manfaat perlindungan kerja hingga tata cara klaim. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu penyebab rendahnya kepesertaan, terutama bagi pekerja yang berada di sektor informal.
“Masih banyak warga yang belum mengetahui secara jelas apa saja manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan bagaimana cara mendaftar. Ini harus menjadi perhatian bersama agar perlindungan sosial bisa menyentuh seluruh lapisan pekerja,” ujar Siska.
Dia menilai, pemerintah kota bersama BPJS Ketenagakerjaan perlu memperkuat strategi sosialisasi dengan pendekatan langsung ke lingkungan masyarakat, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT.
Menurutnya, penyampaian informasi yang merata di tingkat terbawah sangat penting untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong warga lebih proaktif menjadi peserta.
Dalam dialog tersebut, sejumlah warga juga mengakui masih minimnya kegiatan penyuluhan terkait program jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka berharap adanya pendampingan yang lebih intens, terutama bagi pekerja informal yang tidak memiliki perusahaan atau pemberi kerja yang membantu proses pendaftaran.
Menanggapi hal itu, Siska memastikan akan meneruskan aspirasi tersebut dalam pembahasan di DPRD. Ia juga meminta BPJS Ketenagakerjaan memperbanyak kegiatan edukasi publik dan menyediakan kanal informasi yang mudah diakses masyarakat.
“Harapan kami, masyarakat tidak lagi kebingungan saat ingin mendaftar atau mengetahui manfaat program. Edukasi yang merata adalah kunci untuk memperluas perlindungan ketenagakerjaan,” tegasnya.
Siska menutup dialog dengan mengajak masyarakat memeriksa status kepesertaan mereka serta aktif melaporkan apabila menemukan kendala. Ia menilai peningkatan literasi jaminan sosial merupakan langkah penting dalam memastikan kesejahteraan pekerja di Kota Balikpapan. (ADV/DPRD Balikpapan)












