Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN – Suasana SDN 20 Balikpapan Barat pada Kamis (27/11/2025) tampak lebih ramai dari biasanya. Di tengah antrean siswa yang menunggu giliran imunisasi, Kepala Puskesmas Kariangau, dr. Nur Ayu Hasanah, hadir langsung untuk memastikan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahap II berjalan lancar.
Dengan pendekatan yang ramah dan penuh empati, ia tidak hanya memeriksa kesehatan anak-anak, tetapi juga menyampaikan pesan penting kepada para orang tua.
“Lengkapilah imunisasi anak-anak kita. Ini bukan soal mengikuti kata orang, tapi soal tanggung jawab kita untuk menjaga masa depan mereka,” tegas dr. Ayu dengan suara yang lembut namun penuh ketegasan.
Di balik kesibukan kegiatan, dr. Ayu menyayangkan masih adanya lima siswa yang belum menerima imunisasi karena tidak mendapat izin dari orang tua. Saat diperiksa, beberapa di antara mereka justru menunjukkan tanda-tanda kondisi kesehatan yang perlu perhatian serius.
Temuan ini menjadi titik keprihatinan sekaligus pengingat bahwa keputusan menolak imunisasi dapat membawa dampak langsung pada kesehatan anak.
“Jangan sampai keputusan menolak imunisasi justru membuat anak tidak sehat, tidak bisa beraktivitas optimal, dan kualitas hidupnya terganggu,” ujarnya sembari berharap orang tua semakin terbuka dengan informasi yang benar.
dr. Ayu mengajak orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilah informasi, terlebih di era digital di mana kabar keliru tentang imunisasi sering menyebar dengan cepat.
Dia menegaskan bahwa keputusan terkait kesehatan anak harus didasarkan pada bukti ilmiah, bukan rasa takut atau opini yang tidak berdasar.
Selain imunisasi, ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak. Pola makan yang baik, kebiasaan hidup bersih, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan fondasi penting dalam menjaga anak tetap sehat.
“Jika keluarga sehat dan sejahtera, pola asuh lebih baik, dan pada akhirnya kita bisa mencetak generasi emas untuk masa depan bangsa,” kata dr. Ayu, menutup pesannya dengan optimisme.
Bagi dr. Ayu dan tim Puskesmas Kariangau, setiap anak yang disuntik bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan satu langkah memastikan masa depan yang lebih cerah. Karena di balik jarum kecil imunisasi, ada harapan besar agar anak-anak tumbuh kuat, terlindungi, dan siap menghadapi masa depan. (yud/ADV/Dinkes Balikpapan)













