Lintaskaltim.com, BALIKPAPAN — Tidak semua bentuk kepedulian harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Terkadang, manfaat bagi orang lain justru bermula dari sesuatu yang sederhana: meluangkan waktu dan memberikan sebagian dari apa yang dimiliki untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Semangat itulah yang dibawa DPD Serikat Pekerja Kantor Wilayah IV Balikpapan bersama Kantor Wilayah IV Balikpapan PT Pegadaian (Persero) melalui kegiatan donor darah, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Langen Palikrama Kantor Wilayah IV Balikpapan sejak pukul 08.00 WITA tersebut tidak hanya melibatkan insan Pegadaian. Masyarakat umum juga diberikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi menjadi pendonor.
Kehadiran masyarakat membuat kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda sosial di lingkungan perusahaan. Donor darah menjadi ruang bersama bagi karyawan dan masyarakat untuk memberikan manfaat kepada orang lain yang membutuhkan.
Bagi pendonor, prosesnya mungkin hanya membutuhkan waktu dalam satu hari. Namun bagi penerima, darah yang tersedia dapat memiliki arti yang jauh lebih besar, terutama ketika dibutuhkan dalam kondisi medis tertentu.
Ketua DPD Serikat Pekerja Kantor Wilayah IV Balikpapan, Sigit Saksono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya serikat pekerja untuk memberikan kontribusi yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Donor darah merupakan aksi sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh insan Pegadaian dan masyarakat untuk bersama-sama berbagi dan memberikan manfaat. Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan dan membantu menyelamatkan kehidupan orang lain,” ujar Sigit.
Menurut dia, keterlibatan karyawan dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari lingkungan kerja dan kemudian diperluas kepada masyarakat.
Sigit berharap kolaborasi antara DPD Serikat Pekerja dan Kantor Wilayah IV Balikpapan tidak berhenti pada kegiatan donor darah. Berbagai kegiatan sosial lainnya diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan Pegadaian dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi kebermanfaatan bagi mereka yang membutuhkan serta menjadi ladang kebaikan bagi para pendonor,” tambahnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, turut mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi DPD Serikat Pekerja tersebut.
Menurut Rinaldi, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki nilai kemanusiaan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan darah.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh DPD Serikat Pekerja Kanwil IV Balikpapan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata dan sederhana, namun memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar,” ungkap Rinaldi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada karyawan Pegadaian dan masyarakat yang menyempatkan waktu untuk menjadi pendonor.
“Terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah berbagi kebaikan melalui kegiatan ini. Semoga setiap tetes darah yang didonorkan memberikan manfaat bagi yang membutuhkan dan menjadi bagian dari semangat Pegadaian untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat,” tutup Rinaldi.
Donor darah memiliki sisi kemanusiaan yang sederhana. Pendonor mungkin tidak pernah mengetahui siapa yang nantinya menerima darah tersebut. Begitu pula sebaliknya, penerima mungkin tidak akan pernah mengenal orang yang telah memberikan darahnya.
Namun, manfaat dari kepedulian itu tetap dapat berpindah dari satu orang kepada orang lainnya.
Bagi DPD Serikat Pekerja Kanwil IV Balikpapan dan Pegadaian, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kepedulian yang tidak hanya tumbuh di lingkungan perusahaan, tetapi juga di tengah masyarakat.
Sebab, gotong royong tidak selalu membutuhkan aksi besar. Terkadang, cukup dengan kesediaan untuk berbagi sesuatu yang dimiliki.
Dari setetes darah yang diberikan hari ini, ada harapan bagi orang lain untuk mendapatkan kesempatan menjalani hari esok.
(*)













